Tinggalkan Juventus, Tevez Merasa Dirinya Bersalah

365ligatevez

Carlos Tevez, striker andalan dari klub Boca Juniors, mengakui kini dirinya masih mengikuti dengan perkembangan mantan timnya, Juventus. Pemain asal Argentina tersebut merasa dirinya bersalah besar setelah meninggalkan Il Bianconeri karena mereka masih belum bisa menunjukkan penampilan nan positif sejak ditinggalkan dirinya.

Semenjak kompetisi Liga Italia musim 2015-2016 ini berjalan, skuad asuhan Massimiliano Allegri itu memang sering menuaikan hasil na tak memuaskan. Enam kali pertandingan di Liga Italia nan telah dijalani oleh mereka, Juve hanya mampu meraih poin lima, dengan rinciannya satu kali kemenangan, dua laga imbang, serta tiga kali harus menelan kekalahan.

Hal tersebut langsung membuat mantan pemain Juventus ini sangat sedih. Tevez juga mencurahkan empatinya.

“Saya mengikuti perkembangan Il Bianconeri, serta aku juga menderita ketika melihat mereka kini menjadi seperti ini. Saya sudah meninggalkan sepotong hatiku di sana.” Ungkap Tevez, seperti nan dikutip dari media-media di Italia.

Pemain berusia 31 tahun ini pun masih terkenangan dengan kemampuan dari rekan-rekan setimnya ketika membawa skuad Il Bianconeri meraih gelar juara Serie A secara berturut-turut.

“Pada saat saya masih bersama Juve, Andrea Pirlo selalu bermain dengan pantasnya pemuda yang berusia 18 tahun. Sementara kiper Juver, Gianluigi Buffon merupakan seorang penjag gawang kelas dunia. Kedua pemain tersebut telah meraih segalanya pada masa sepak bola. Bahkan, Buffon juga pernah bermain sebanyak lima kali pertandingan di kompetisi Piala Dunia.” Sambung mantan pemain Manchester City tersebut.

Tevez didatangkan Juve dari The Citizens pada musim 2013 dengan harga sekitar 11 juta pounds. Selama dia di Turin, pemain asal Argentina ini telah menyumbangkan gol 50 dari 96 kali pertandingan.