Suarez Bantah Ia Kesal Dengan Keputusan Pelatihnya

Luis SuarezSalah satu pemain bintang Barcelona, yakni Luis Suarez rasa perlu meluruskan sebuah kejadian di lapangan dalam beberapa hari yang lalu, usai dirinya dengan marah dan kemudian memukul sebelah sisi bench pada saat ia tidak diturunkan oleh sang pelatih.

Kejadian itu tersebut mulai usah Uruguay melawan Venezuela, pada hari Jumat 10 Juni 2015 lalu. Dalam pertandingan itu yang di mana Uruguay menelan kekalahan dengan skor tipis 0-1 dari sang lawan, dan sebab itu mereka sudah dipastikan telah tersingkir dari kompetisi Copa America Centenarion, Luis Suarez dinyatakan masih saja belum bugar.

Peneyerang yang kini berumur 29 tahun ini mengalami cidera di hamstring PIALA DUNIA 2014 pada saat bermain untuk klubnya Barca dalam ajang final di Copa Del Rey dan hingga laga menghadapi enezuela itu terseubt dirinya dinyatakan masih saja belum bisa diturunkan untuk memperkuat tim.

Tetapi, pada menit-menit akhir pertandingan kedua tepat di menit ke 80 ada sebuah kejadian salah paham. Yang di mana Suarez disuruh melakukan pemanasan dan tanda itu bahwa dirinya akan diturunkan oleh sang pelaith.

Namun kenyataannya malah pemain Mathias Corujo yang digantikan dan bukan Suarez yang digantikan. Kemudian itu Suarez merasa sangat kesal. Sesudah ia memukul sisi bench yang dibuat dengan plastik, dia lantas melempar rompi yang dipakainya ke atas lapangan.

Suarez dinyatakan sangat kesel dengan keputusan dari sang arsitek, Oscar Tabarez yang bersikap kukuh bahwa keadaan Suarez masih belum fit 100%. Tetapi, kabar itu tersebut dengan cepat dibantah dengan Suarez. Dia bukan kesal terhadap Tabarez, melainkan ia kesal karena tak bisa membantu membawa timnasnya keluar dari kesusahan.

Saya ingin menungkapkan bahwa berita yang sudah bereder belakangan ini tak benar,” ucap Suarez seperti dikutip dari Soccerway.

Saya bahkan tak berada dalam keadaan 90% dari keadaan terbaik saya.

Amarah saya datang sebab saya tak mampu melakukan apa-apa untuk tim dan cuman bsa melihat usai tim saya tersingkir dari kompetisi. Tak ada hubungannya dengan arsitek ataupun para staf pelatih lainnya,” ungkap Suarez.