Sterling Kecewa Dengan Perpisahannya Yang Tidak Sempurna

Raheem Sterling

Salah satu pemain baru Manchester City, yang memiliki nama lengkap Raheem Shaquille Sterling, mengatakan bahwa dirinya merasa kecewa dengan pihak Liverpool karena perpisahannya di Anfield tidak berjalan dengan sempurna.

Setelah sering dikaitkan dengan City, Sterling akhirnya resmi bergabung bersama The Citizens dengan biaya penebusan sekitar 1 triliun rupiah pada beberapa hari yang lalu. Klub yang diasuh oleh Manuel Pellegrini tersebut dikabarkan mengikat Sterling dengan perjanjian kontrak selama 5 musim ke depan dengan bayaran gaji sebesar £200 ribu per minggu.

Pada saat ini, pihak The Sky Blues sedang menjalani tur pramusim, yakni ICC (International Champions Cup) tahun 2015 di Australia dan harus bermain menghadapi klub Melbourne City. Pada menit ke-90, Samir Nasri berhasil mencetak gol dan menjadi pahlawan klub. Sterling juga ikut menyaksikan pertandingan tersebut dengan duduk di kursi penonton.

Sejumlah media setempat mempertanyakan bagaimana Sterling bisa pergi meninggalkan Liverpool. Soalnya, Sterling dikabarkan akan mengikuti tur pramusim bersama klub asuhan Brendan Rodgers. Sterling mengaku bahwa dirinya hanya berharap kepindahannya dari Liverpool bisa berjalan dengan lancar.

“Saya merasa sangat kecewa dengan cara saya meninggalkan Anfield. Hal itu merupakan masalah yang saya hadapi pada saat ini. Saya hanya berharap perpisahan akan berjalan dengan sempurna dan lancar,” ucap Sterling kepada media BERITA BOLA 365LIGA.

“Saya selalu mempunyai hubungan yang baik dengan rekan-rekan satu tim, manajer klub, para penggemar yang selalu mendukung serta semua pihak yang ada di Liverpool. Saya juga berharap mereka bisa lebih sukses di tahun yang baru. Akan tetapi, saya merasa sangat kecewa dengan cara saya meninggalkan klub karena perpisahannya tidak berjalan sesuai yang saya harapkan,” lanjutnya kemudian.