Sanchez Pemain Chile Yang Paling Agresif

Alexis SanchezAlexis Sanchez, adalah pemain yang tak bisa dilupakan dengan keberhasilan yang di raih oleh Chile dengan meraih juara di Copa America Centenario. Dari performanya yang bagus, Sanchez pun diberikan gelar Golden Ball.

Di laga final yang dihelat di Stadium Metlife, East Rutherfor, New Jersey, pada hari Senin 27 Juni 2016 pagi tadi, Chile berhasil meraih kemenangan melalui adu pinalti yang sukses mengalahkan Argentina dengan skor 4-2. Sebelumnya, kedua tim bermain dengan skor imbang di laga sepanjang 120 menit.

Tak lama sesudah final selesai dan timnsa Chile yang berhasil mengangkat trofi tersebut, Sanchez pun dianugerahkan penghargaan Golden Ball atau biasanya disebut Bola Emas, yakni penghargaan kepada pemain terbaik di turnamen Copa America Centenario ini. Pemain Eduardo Vargas bisa menjadi pencetak goal paling banyak bagi Chile, tapi Sanchez lah yang merupakan roh 365LIGA sebenarnya di barisan depan Chile.

Pemain yang kini berumur 27 tahun ini sering bermain di 6 laga dengan Chile di Copa America Centenario dan sering juga menjadi starter. Di dalam 6 laga ini tersebut, Sanchez berhasil mencetak 3 goal dan memberikan 2 assist.

Tetapi, kontribusi Sanchez jauh lebih dari sekedar goal dan assist saja. Sanchez yang sering memulai serangan Chile dan juga memberi ancaman untuk barisan belakangan lawan. Sebagai sebuah contoh Chile bermain melawan Colombia di babak semifinal, Sanchez yang berhasil mencetak gol kedua untuk Chile.

Di menit ke 11, Sanchez berhasil melalukan tusukan mulai dari sisi kanan barisan pertahanan Kolombia. Dia kemudian melancarkan tendangan kaki kananya yang datar, yang kemudian mengenai tiang gawang Colombia. Bola itu rebound dan hasil sepaknanya itu lantas disambut dengan Jose Fuenzalida dan kubu Chile pun unggul dengan skor 2-0.

Sanchez merupakan pemain Chile yang paling agresif dalam laga itu tersebut. Dia yang paling banyak melakukan sepakan, yakni sebanyak 3, walaupun hanya 1 saja yang mengenai sasaran.

Dengan menjadi man of the match di turnamen ini, dan sekaligus sukses membawa Chile mengangkat trofi, ini pun merupakan musim yang sangat impresif bagi Sanchez. Sebelumnya, dia pun bermain dengan apik bersama klub Arsenal selama tahun 2015/2016.

Yang seperti dilansir dari Squawka, Sanchez total membuat 13 gol dengan memberikan 14 assist, kendati juga tidak bermain dalam 8 laga di bulan Desember-Januari. sanchez juga mengkreasikan sebanyak 62 kesempatan sepanjang tahun lalu. Di antara para pemain Arsenal, catatan itu tersebut Sanchez hanya kalah dari pemain Jerman yakni Mesut Ozil (yang mengkreasikan sebanyak 144 kesempatan).

Dalam final tadi pagi, Sanchez tak bisa menyelesaikan laga tersebut. Di menit yang ke 103, dia terlihat merasa kesakitan dan akhirnya dia digantikan dengan Francisco Silva.

Dia tak mengambil bagian dalam menjalankan misi adu pinalti. Tetapi, tentu saja dia ikut berpesta sesudah Chile berhasil menentukan kemenangan dengan skro 4-2 lewat adu pinalti.