Ranieri: Leicester Tidak Boleh Gugup Melawan Brugge

agen sbobetPelatih Leicester City, Claudio Ranieri berharap tim besutannya untuk bermain santai saat melakoni laga perdana mereka di ajang Liga Champions. The Foxes diminta untuk tidak gugup kala berkunjung ke markas Brugge.

Berlaga di Liga Champions akan menjadi momen bersejarah bagi pasukan Si Rubah di kompetisi Eropa. Berhadapan dengan Brugge di Jan Breydel Stadium, Kamis, 15 September 2016, dini hari WIB nanti akan menjadi debut mereka di ajang tersebut. Leicester tampil di ajang Liga Champions dengan menyandang status tim peraih gelar juara Premier League musim lalu.

Sang pelatih pun menyadari bahwa banyak diantara para pemainnya masih belum punya pengalaman bermain di ajang Liga Champions. Bahkan para pemainnya dinilai akan mengalami demam panggung ketika melakoni debutnya di kancah Eropa. Ranieri pun berharap Jamie Vardy dan rekan-rekan tetap tampil santai dan tidak gugup.

“Ada sejumlah pemain yang baru mengetahui mengenai Liga Champions melalui siaran televisi. Tentu saja ini adalah sebuah pengalaman yang luar biasa, namun saat ini kami harus mulai berpikir tentang Brugge,” ujar Ranieri dilansir Leciester Mercury.

“Brugge merupakan sebuah tim yang hebat, mereka sangat terorganisir, dan mereka adalah salah satu tim unggulan di liga Belgia. Mereka sudah tidak asing di kompetisi Eropa, setiap musim mereka selalu tampil di ajang Liga Champions maupun Liga Europa. Mereka lebih berpengelaman ketimbang kami. Hal itu sangat berarti bagi mereka,” imbuh Ranieri dikutip agen sbobet 365liga.

“Kami dan Rostov merupakan tim yang memulai debut dia ajang ini. Tentunya kami ingin menampilkan permainan terbaik dan naluri kami untuk memenangkan pertandingan, meski demikian kami harus bermain dengan tenang dan menghormati tim-tim lawan sebab pasti ada yang mengatakan, ‘Oh, ternyata Leicester tampil sebagai juara grup'”, timpal Ranieri.

“Kami berada satu grup dengan tim-tim yang sangat berpengalaman, seperti Brugge, FC Porto dan FC Copenhagen. Dan Leicester berstatus sebagai tim juara bertahan kompetisi Premier League, namun hal itu telah berlalu. Ini memasuki musim baru. Kami harus meraih prestasi yang lebih baik. Tapi kami harus mejalaninya dengan perlahan. Tidak menutup kemungkinan bagi kami untuk meraih kemenangan di ajang tersebut. Kami harus melakoni pertandingan tanpa mengurangi respek terhadap tim lawan. Kita lihat saja hasil apa yang akan kami dapat,” pungkas juru taktik berpaspor Italia itu.