Pemain Ini Ingin Mencetak Gol dengan Teknik Rabona

365LIGA CARLOS BACCA

Striker anyar milik pihak klub AC Milan yang memiliki nama lengkap Carlos Bacca itu mengatakan bahwa dirinya ingin mencetak gol rabona ketika berhadapan dengan pihak Inter Milan dalam pertandingan yang bertajuk Derby della Madonnina tanggal 1 Februari 2016 yang mendatang. Di laga yang akan berlangsung nanti, pihak klub Milan bakal berstatus sebagai klub tuan rumah.

Sejatinya Bacca tidak hanya kali ini berhasrat untuk mencetak gol yang indah dengan teknik rabona, pesepakbola yang berdarah Kolombia itu selalu mencoba melakukannya dalam setiap laga yang ia jalani. Akan tetapi, sang pemain mengaku bahwa dirinya selalu saja gagal dalam upaya mencetak gol rabona tersebut.

“Selama ini, saya selalu berhasrat untuk mencetak gol rabona yang indah. Saya juga sudah mencoba melakukannya dalam setiap pertandingan yang saya jalani namun hingga beberapa hari yang lalu, saya belum pernah berhasil melakukannya sama sekali dalam setiap laga resmi hingga kontra pihak klub Carpi,” ujar Bacca memberikan komentar kepada AGEN TARUHAN BOLA ONLINE 365LIGA.

“Jika saya mampu menciptakan gol seperti itu ketika menjalani pertandingan melawan Inter maka bakal menjadi momen yang sangat indah. Saya bakal mencoba untuk melakukannya jika terdapat peluang. Namun, hal yang penting yaitu menciptakan gol dan membawa klub meraih kemenangan dalam laga tersebut. Saya berjanji akan bekerja maksimal nantinya,” lanjutnya kemudian.

Arsitek Sinisa Mihajlovic sebenarnya juga sempat memberitahu Bacca agar tidak melakukan gol rabona usai pertandingan melawan Palermo pada tanggal 20 September 2015 yang lalu. Pada waktu itu, dirinya gagal menciptakan gol lantaran terlalu mementingkan keindahan ketimbang membobol gawang lawan.

Tak menyerah, pesepakbola yang saat ini berusia 29 tahun itu kembali melakukan rabona dalam laga melawan Carpi di ajang kompetisi Coppa Italia yang berlangsung tanggal 14 Januari lalu. Akan tetapi kali ini, sang pemain justru berhasil melakukan teknik tersebut dan menyumbangkan sebuah gol untuk klub.

“Saya sadar bahwa manajer Mihajlovic meminta untuk tidak melakukan teknik tersebut lagi ketika laga kontra Palermo, namun saya sangat yakin bahwa saya mampu menciptakan gol dengan teknik rabona karena teknik itu adalah cara yang paling cepat untuk mengantisipasi bek,” tuntasnya.