Pelatih Hungaria Senang Dengan Penampilan Anak Buahnya

Hungaria vs BelgiumHungaria akhirnya berkemas pulang sesudah menelan kekalahan telak 4-0 atas Belgia tanpa balas dalam babak perdelapan final. Walaupun kalah dengan skor telak, Hungaria telah melebihi ekspektasi.

Bermain di Stadium Municipal de Toulouse, hari Senin 27 Juni 2016 pagi tadi. Hungaria dihajar Belgia dengan telak. Sesudah Toby Aldeweireld yang membuka keran gol laga, Belgia berhasil mencetak tiga gol tambahan 365LIGA.COM ketika turun minum melalui gol Michy Batshuayi, Yannick Carrasco, dan Eden Hazard.

Di sisi yang lainnya, perlawanan antara Hungaria dengan Belgia pun ditandai dengan datangnya 16 kali percobaan dan 6 percobaan mengenai sasaran, namun sayangnya tak ada satu kali pun yang membuahkan gol. Hungaria tersingkir dan Belgia akhirnya pun berhasil lolos ke babak perempatfinal.

Ini merupakan salah satu turnamen yang besar bagi Hungaria di turnamen internasional usai mereka pernah bermain di Piala Dunia tahun 1986. Sedangkan dalam turnamen di Piala Eropa. Ini termasuk turmanen yang pertama kali untuk mereka ketika mereka terakhir kali berhasil mencapai peringkat empat di tahun 1972.

Dalam laga ini, Hungaria tak terkalahkan di babak penyisihan group dengan berhasil mengumpulkan total 6 poin dari 1 laga meraih kemenangan dan dua laga meraih hasil imbang. Hungaria berhasil keluar menjadi juara di Group F, mereka sukses unggul 2 angka dari kubu Portugal, tim yang sebelumnya jauh lebih difavorit oleh banyak kalangan.

Laganya dapat saja berakhir dengan beda dalam babak kedua, apabila keberuntungan kami datang mungkin saja kami bisa membuat gol untuk membalikkan keadaan,” ungkap Arsitek Hungaria, yakni Bernd Storck terhadap UEFA.com. Tentu saja sangat wajar apabila kami bisa kebobolan dan musuh memiliki banyak peluang untuk mencetak gol karena mereka merupakan lawan yang tangguh.

Belgia sangat pantas dengan kemenangan ini. Selamat bagi mereka yang berhasil melaju ke babak selanjutnya, tetapi bagaimana juga saya merasa sangat senang dengan penampilan anak buah saya di turnamen Piala Eropa tahun 2016 ini. Mereka dapat meninggalkan turnamen ini dengan terhormat dan kepala tegak. Mereka juga berhasil mendapatkan hasil yang sangat menakjubkan.

Di pertandingan babak pertama, yang utamanya, kami sudah sedikit segan terhadap mereka (Belgia) tetapi ketika turun minum selesai kami terus mencoba semuanya agar bis mencetak gol balasan dan sayangnya, kami tak bisa mendapatkan peluang untuk mencetak gol,” tutup Storck.