Paco Jemez Merasa Terhina Usai Dipermalukan Madrid

365LIGA RAYO VALLECANO

Seperti yang kita semua ketahui, pihak klub Rayo Vallecano mengalami kekalahan cukup memalukan ketika menjalani pertandingan kontra Real Madrid, yakni dengan skor akhir 2-10. Hal tersebut lantas membuat juru taktik Vallecano yang memiliki nama lengkap Paco Jemez itu merasa terhina. Manajer Jemez mengatakan bahwa dirinya sangat kaget ketika melihat para pemainnya dipermalukan oleh pihak El Real dalam laga yang berlangsung kemarin di markas Madrid, yaitu stadion Santiago Bernabeu.

Sebenarnya, pihak Los Vallecanos tidak tampil terlalu buruk di babak pertama pertandingan. Mereka bahkan sempat mencetak dua gol melalui Antonio Amaya dan juga Jozabed dan terlebih dahulu unggul atas Los Blancos dengan skor 2-1. Namun, petaka pun menghampiri ketika laga memasuki menit ke-14 saat Raul Baena diberikan kartu kuning ke-2 yang menyebabkan dirinya harus meninggalkan lapangan hijau.

Usai pemain yang saat ini berusia 26 tahun tersebut diusir wasit untuk keluar lapangan, situasi pertandingan juga berubah total. Pihak klub yang diasuh oleh manajer Rafael Benitez itu pun mendominasi permainan dengan sangat leluasa serta tidak memberikan ampun untuk Vallecano. Gawang yang dijaga oleh Yoel itu berhasil dibobol Los Merengues sebanyak sembila kali, termasuk empat gol yang dipersembahkan oleh winger andalan Los Merengues, yaitu Gareth Bale.

“Pada pertandingan tersebut, kami benar-benar merasa terhina karena harus menerima kekalahan yang cukup memalukan atas Madrid. Akan tetapi, saya bersikap seperti baik-baik saja atas kejadian itu. Para pemain sudah tampil dengan performa yang sangat baik. Seharusnya hal ini tidak terjadi, rasanya seperti berada dalam sebuah mimpi buruk,” ujar manajer Jemez memberikan komentar usai dipermalukan Madrid.

“Sudah lama sekali saya tidak melihat kejadian yang begitu aneh dan juga memalukan. Hal ini bukan merupakan keuntungan untuk pihak mana pun. Tidak ada yang mendapatkan keuntungan atas apa yang terjadi ini,” tuntasnya.