Mourinho: Wenger Butuh Kalkulator

365ligamourinho

Jose Mourinho, pelatih Chelsea, kembali lagi meluncurkan perang dari urat syarafnya kepada Arsene Wenger, pelatih Arsenal. Pelatih asal Portugal tersebut menilai, Wenger kini membutuhkan sebuah kalkulator pada saat ia membandingkan The Blues dan The Gunners.

Mourinho dan pelatih asal Perancis tersebut memang sering saja beradu mulut pada media-media di Inggris. Pada musim yang lalu, pelatih kebangsaan Portugal tersebut menyindir permainan London Merah. Mourinho boleh mengagungkan klubnya karena mereka mampu meraih gelar juara Liga Inggris. Sementara itu, Arsenal finis pada peringkat yang ketiga di klasemen akhir nan membuat The Gunners memperpanjangkan puasa gelar juaranya.

“Apabila kita menghitungkan dari jumlah pengeluaran tim dalam beberapa musim terakhir ini, aku pikir The Gunners bakal terkejut.” Ungkap Mourinho.

“Gunakan kalkulator dulu sebelum berkomentar. Sangat gampang dihitung. Tak ada ruang lain untuk spekulasikan. Apabila mereka ingin mengetahui hal nan bener, pragmatis, dan obyektif, hal tersebut merupakan pekerjaan yang paling gampang untuk seorang pelatih ataupun wartawan.” Kata pelatih asal Portugal tersebut.

“Mereka kini telah mendatangkan seorang penjaga gawang yang fantastis, serta kiper merupakan posisi nan sangat penting pada sebuah klub. Apabila mereka menempatkan Mathieu Debuchy, Calum Chambers, serta Mesut Oezil, maka kalian bakal terkejut.” Lanjutnya.

Dengan beberapa pemain tersebut, pelatih asal Portugal itu menilai London Merah seharusnya mampu meraih gelar juara Liga Inggris pada musim yang akan datang nanti. “Klub ini merupakan sebuah skuad yang sangat fantastis dengan memiliki pemain bintang yang bagus, serta mereka juga memiliki penjaga gawang fantastis. Jadi, mereka lebih siap untuk menjadi klub penantang gelar juara.” Sambung Mourinho.

“Semua klub sangat berharap bisa menjadi juara. Namun, kami juga mempunyai lima klub yang bakal bersaing bersama kami untuk merebut gelar juara Premier League tersebut dan hanya sebuah klub nan bakal menang, serta salah satunya bakal bermain pada Liga Eropa pada dua tahun. Dari realitasnya, lima klub bakal merebutkan empat tempat pada kompetisi Liga Champions. Tetapi hanya sebuah tim nan bisa meraih juara, serta salah satunya bisa bermain pada Liga Eropa.” Tuturnya.