Menghitung Statistik Penalti Cavani dan Neymar

neymar & cavaniDua pemain milik PSG yakni, Neymar dan Edinson Cavani, terlihat terlibat dalam merebut penlati pada akhir minggu yang lalu. Sebenarnya bagaimana statistik penalti dari kedua pemain tersebut?

Sejak memperkuat PSG pada tahun panas 2013, Cavani dikatakan memiliki statistik penalti yang sangat impresif. Menurut daat dari transfermarket.com, striker berusia 30 tahun itu pun telah membuat 22 kali penalti yang sukses untuk PSG maupun untuk tim nasional Uruguay dalam semua ajang. Tiga diantaranya terjadi pada tahun 2017/2018 ini, keseluruhannya untuk PSG dengan rincian dua di ajang Liga Prancis dan satu di Liga Champions.

Dalam kurun waktu itu tersebut, Cavani baru saja tiga kali gagal dalam mengeksekusi penalti. Salah satunya yang terjadi pada akhir minggu lalu, usai ada sebuah insiden rebutan penalti bersama Neymar dalam kemenangan skor 2-0 atas kubu Lyon di pertandingan Ligue 1. Kegagalan Cavani dari kotak penalti sebelum itu terjadi pada tanggal 6 Mei 2017 lalu, dalam kemenangan besa 5-0 atas kubu Bastia dia Ligue 1.

Artinya, sejak musim panas 2013 yang lalu hingga sekarang Cavani telah mencatatkan total 22-3 (berhasil dan gagal) di dalam urusan melakukan penalti. Persenase keberhasilnya itu pun mencapai 88%.

Kini mari kita melihat statistik penalti dari Neymar dalam kurun waktu yang sama, dalam level klub maupun dalam timnas Brasil, masih saja dengan menggunakan data dari transfermarket.com.

Semenjak musim panas 2013, Neymar telah berhasil menjadi algojo di dalam 16 kali kesempatan dalam semua ajang. Penalti berhasil terakhirnya ialah pada tanggal 8 Maret 2017 dalam ajang Liga Champions, untuk kubu Barcelona dalam kemenangan skor telah 6-1 atas kubu PSG yang sekarang telah menjadi klubnya sendiri.

Dalam waktu itu tersebut, pemain berusia 25 tahun itu pun telah enam kali gagal dalam menjalankan tugas AGEN BOLA SBOBET menjadi eksekutor. Kegagalan terakhirnya ilah pada tanggal 19 Oktober 2016 usai Barca berhasil menang dengan skor telah 4-0 atas kubu City di ajang Liga Champions.

Dengan demikian, dalam periode ini Neymar mempunyai catatan mengeksekusi penalti 16-6(sukses dan gagal) dia mempunyai persenase kesuksesan sebesar 72%.

Maka, melihat statisik, Cavani pada dasarnya memiliki catatan yang jauh lebih baik dibandingkan Neymar dalam hal melakukan penalti dalam kurun waktu musim panas 2013 hingga sekarang.

Pelatih PSG, yakni Uni Emeru pribadi sebelumnya telah menegaskan agar Neymar dan Cavani terlebih dahulu berupaya menyelesaikan perdebatan jatah penalti, agar tidak rebutan lagi. Apabila gagal barulah Emery yang bakal memutuskannya, dan statistik penalti diantara Neymar dan Cavani tentu saja bakal menjadi bahan pertimbangan dari sang pelatih.