Kesabaran Prancis dan Payet Akhirnya Membuahkan Hasil

Dimitri PayetPerancis harus dengan sabar menunggu sampai akhir menit untuk bisa mengalahkan kubu Albania. Prancis sendiri telah terbiasa bersabar untuk mencetak gol di injury time akhir laga.

Melawan Albania di Stadium Velodrome, Marseille, hari Kamis 16 Juni 2016 pagi hari. Les Bleus berhasil mendominasi jalannya pertandingan dengan 59% penguasaan bola dan juga sukses membuat 20 tembakan dalam sepanjangan jalannya laga PERTANDINGAN PIALA EROPA 2016.

Sayangnya tidak ada satu pun tembakan tersebut mengenai sasaran dan itu pun membuat para pemain Perancis mulai merasa frustrasi, terutama bagi Olivier Giroud yang mendapat cemooh dari fans karena banyak menghilangkan kesempatan yang diterimanya.

Tetapi Dewi Fortuna akhirnya masih berpihak terhadap kubu Prancis usai Antoine Griezman berhasil mencatat namanya di papan skor pada menit ke-90 dan Dimitri Payet juga mencatatkan namanya dipapan skor pada menit ke-96 dengan memberikan kemenangan skor telak 2-0 untuk mengalahkan Albania. Dengan dua tendangan mengenai sasaran kubu Prancis yang pertama kali berhasil mendapatkan tiket menuju ke perempatfinal.

Kemenangan yang membuat kubu Prancis lega ini mengingat mereka kemungkinan besar hampir saja putus asa dengan mencari kesempatan untuk menjebol jala gawang Albania. Walaupun sebenarnya, di musim 2016 ini, Les Bleus pun menang dengan mencetak gol di masa injury time.

Tidak cuma dalam pertandingan melawan Rumania dan Albania beberapa hari yang lalu, Perancis juga melakukan hal tersebut di pertandingan persahabatan.

Pertama kali pada tanggal 25 Maret 2016 lalu usai Prancis menang dengan skor tipis 3-2 atas timnas Belanda dengan gol Blaise Matuidi pada menit ke 88, dan menang dengan skor tipis 3-2 atas timnas Kamreun melalui gol Payet pada menit ke 90.

Hebatnya lagi ini bukan merupakan salah satu hal yang baru, mulai bulan Maret lalu di pertandingan melawan Belandan, kami pun telah menunjukkan bahwa kami mampu mendapatkan kemenangan pada menit akhir laga, kami bisa mencetak goal di tambahan waktu sejak pertama kompetisi ini,” ucap Payet seperti dilansir oleh Soccerway.

Kami harus bisa bersabar, kami sudah mencoba untuk menyerang melalui lini tengah di babak pertama dan mulai bermain lebih lebar di babak kedua. Dengan adanya pergantian pemain bisa membuat permainan kami berbeda dan kami juga bisa meraih hasil yang bagus,” lanjutnya.

Dua gol dengan waktu yang kurang dari satu minggu kini membuat Dimitri Payet berhasil mengumpulkan total 5 gol dari 21 pertandingan bersama timnas Prancis. Lebih uniknya 4 dari 5 gol Payet untuk Prancis itu dicetak tahun ini, dengan 3 di antaranya sering lahir di menit akhir pertandingan yaitu pada menit ke 89, 90 dan yang terakhirnya pada menit ke 96.