Kenangan Manis Zinedine Zidane di Laga El Clasico

365LIGA ZINEDINE ZIDANE

Laga El Clasico yang mempertemukan pihak klub Barcelona dan Real Madrid akan berlangsung pada tanggal 3 April 2016 yang mendatang. Saat ini pihak Barca dilaporkan tengah berada dalam kondisi yang meyakinkan karena dalam pertemuan pertamanya pada bulan November 2015, mereka berhasil mengalahkan El Real dengan skor akhir 4-0.

Hasil itu merupakan salah satu faktor utama pihak klub Madrid memecat pria yang memiliki nama lengkap Rafael Benitez tersebut dari bangku kepelatihannya di bulan Januari 2016 yang lalu. Pihak klub manajemen akhirnya memutuskan untuk menggantikan posisi Benitez dengan pelatih baru, yakni Zinedine Zidane.

Hingga saat ini, manajer Zidane masih bisa membawa klub asuhannya itu bertahan di posisi yang cukup impresif. Pelatih sepakbola yang berasal dari Prancis tersebut membawa Madrid meraih empat kemenangan secara beruntun. Seperti yang diberitakan, kini manajer Zidane pun memiliki tugas yang cukup berat, yakni mengantarkan klub memenangkan laga pertemuan kedua El clasico musim 2015-2016.

Mengalami kekalahan dalam laga pertemuan pertama membuat Cristiano Ronaldo beserta rekan-rekan satu timnya merasa kecewa. Pekan depan, pihak klub Barca bakal menjalani laga kontra klub rival abadinya tersebut. Bagi manajer Zidane, markas Barcelona memiliki kenangan manis saat dirinya masih berstatus sebagai pemain Los Blancos.

Manajer Zidane dikabarkan pernah menyingkirkan Blaugrana dalam ajang kompetisi Liga Champions musim 2001-2002. Pemain yang juga pernah bermain untuk Juventus itu mempersembahkan gol pertama dalam laga semifinal leg 1 ajang Liga Champions di musim kompetisi tersebut.

Pengalaman manajer Zidane mengalahkan Barca di stadion Camp Nou pun belum berakhir di saat itu. Ia juga pernah membawa Madrid meraih kemenangan di markas Barca dengan skor akhir 2-1. Kemenangan tersebut cukup bersejarah lantaran merupakan terakhir kalinya Los Blancos berhasil menaklukkan Barcelona di markasnya. Setelah itu, manajer Zidande pun membuat keputusan untuk pensiun pada musim 2006.

Jelang laga El Clasico, pihak Madrid memiliki kepercayaan diri yang sangat tinggi usai menaklukkan Sevilla dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 4-0 itu. Menurut pelatih sepakbola yang saat ini berusia 43 tahun tersebut, kemenangan atas Sevilla merupakan modal untuk menghadapi laga El Clasico. “Laga ini merupakan salah satu laga yang paling baik sejak saya resmi menjadi pelatih klub Madrid,” ucap manajer Zidane memberikn komentar.