Hodgson tidak Ingin Pemain melakukan aksi Diving

Roy HodgsonArsitek Tim nasional Inggris, yakni Roy Hodgson tidak ingin anak-anak asuhnya menghalalkan berbagai cara untuk meraih kemenangan di Piala Euro nantinnya, termasuk melakukan gaya diving atau pun sejenisnya.

Pernyataan itu dilontarkan Hodgson menyusul komentar dari salah satu pemain Inggris, Eric Dier yang beberapa waktu yang lalu, meminta teman-teman satu timnya lebih berusaha dengan keras dan melakukan apa saja suapaya mampu melewati halangan-halangan tim rival mereka di Group B seperti Slovakia, Rusia dan Wales.

Ada anggapan bahwa pemain-pemain The Three Lions ini terlalu lemah dan tidak sering berduel melawan musuh satu per satu. Namun dengan diubahnya gaya itu maka kemungkinan besar Inggris mampu berbicara lebih banyak di Laga Piala Euro nantinnya.

Walau demikian, hal itu tersebut tak diingikan terjadi oleh sang pelatih, Hodgson. Masalahnya Inggris tidak perlu melakukan cara-cara seperti terhadap para lawannya itu untuk meraih kemenangan, karena mereka mampu melaju dengan jauh dalam turnamen ini.

Saya merasa hal seperti ini mesti diajari, apabila memang sudah diajarkan, maka itu pun harus dimulai sejak awal dan menjadi salah satu bagian dalam budaya Anda. Tetapi saya sudah mengatakan berkali-kali bahwa masalah PERINGKAT PIALA DUNIA itu bukan termasuk dari budaya kami,” ungkap Hodgson seperti dikutip dari Soccerway.

Insting pertama dari Harry Kane. Usai dirinya hampir saja mendapat sepakan itu, maka hal itu tersebut akan membuat mereka langsung bangkit dan mulai mencoba dengan keras untuk bisa mendapatkan bola,” lanjutnya.

Namun ada sejumlah orang mengatakan bahwa itu tindakan yang bagus, yang lainnya mungkin mengatakan bahwa Anda akan terjatuh dan harus mendramatisirnya.

Tetapi sebagai seorang pelatih sang susah untuk berpkiri sinis. Karena wasit telah membuat keputusan mereka yang tepat. Ia tak perlu lagi turun dalam peluang seperti ini,” tutup pelatih yang kini sudah berusai 68 tahun ini.