Gol Benteke Dianggap Offside

365ligabentekeliverpool

Brendan Rodgers, pelatih Liverpool, enggan terlibat dengan perdebatan yang terkait gol yang diciptakan oleh Christian Benreke itu ke dalam gawang Bournemouth, 18 agustus 2015, selasa dini hari. Pelatih berusia 42 tahun tersebut mengaku tidak melihat tayangan ulangnya gol itu.

Liga Inggris telah membarui dengan aturan offsidenya pada awal bulan agustus 2015 ini. Berdasarkan regulasi yang baru, pemain tersebut tetap saja dianggap terperangkap dengan offside apabila mereka melakukan gerakan yang aktif, meskipun gagal menyentuhkan bola itu.

Pemain kebangsaan Kongo tersebut tidak masuk ke dalam kategori itu, melainkan dengan Philippe Coutinho. Dia mencoba untuk mengangkatkan kakinya, tetapi tidak berhasil untuk menyontekkan bola sodoran dari Jordan Henderson.

“Aku tidak melihat video tayangan ulang gol tersebut. Interprestasi terhadap kesalahan offside tersebut bakal berubah pada setiap musim. Maka itu, hal ini yang membuat sulit bagi para pemain.” Ujar Rodgers.

Pria asal Irlandia Utara itu lebih suka untuk menyoroti penampilan Benteke dibanding dengan kontroversi posisinya Coutinho. Dinilai dari sang pelatih, pemain berusia 24 tahun tersebut telah mulai bisa beradaptasi dengan pertandingan klubnya.

“Benteke bisa memberikan sebuah opsi tambahan bagi kami. Permainan yang dinamis dari pemain berusia 24 tahun itu sangat bagus. Pada saat bola datang masuk ke dalam kotak titik putih, dia juga bisa menjadi sebuah ancaman yang nyata. Benteke sangat pantas mengenai gol nan diciptakannya.” Kata pelatih beruisa 42 tahun itu.

Beda dengan hal yang dikatakan dari Eddie Howe, pelatih AFC Bournemouth, dari pergerakan Coutinho itu sudah memecahkan konsentrasi lini pertahanan klubnya.

“Aturan offside nan baru ini masih abu-abu. Apabila mengacukan aturan yang baru, gol tersebut jelas bisa dikatakan offside. Sebabnya, kiper kami telah turut berpengaruh dengan gerakan dari para pemain nan ada di depan gawang.” Tutur Howe.