Catatan Terburuk The Gunners sejak 2002

365LIGA ARSENAL

Para penggemar pihak klub Arsenal langsung melontarkan protes mereka melalui media sosial setelah klubnya mengalami kekalahan ketika menjalani pertandingan kontra Watford pada laga FA Cup yang berlangsung tanggal 13 Maret lalu. Para pendukung tersebut melontarkan protes serta meminta pelatih Arsenal yang memiliki nama lengkap Arsene Wenger tersebut untuk berhenti menangani klub usai Arsenal harus menerima kekalahan sebanyak 3 kali secara berturut-turut di markas mereka sendiri.

Mimpi buruk The Gunners di musim kompetisi ini terjadi ketika mereka melakoni laga melawan pihak klub Barcelona di laga 16 besar ajang kompetisi Liga Champions 2015-2016 yang berlangsung di markas Arsenal. Pada waktu itu, mereka terpaksa harus menerima kekalahan dengan skor akhir 2-0. Sementara dalam pertandingan berikutnya di Emirates Stadium, Petr Cech beserta rekan-rekan satu timnya pun harus mengalami kekalahan saat melawan pihak Swansea City. Kemudian mereka juga dikalahkan oleh pihak klub Watford, serta berpeluang untuk tak meraih satu trofi pun ketika musim kompetisi 2015-2016 ini berakhir.

Menurut catatan dari salah satu media berita setempat, kekalahan berturut-turut di markas tersebut merupakan prestasi yang paling buruk sejak bulan November 2002 yang lalu. Pastinya protes para pendukung tersebut menjadi sebuah hal yang sangat wajar lantaran pihak klub Arsenal memang dilaporkan tampil kurang impresif dalam beberapa laga terakhir yang mereka jalani.

Seperti yang diberitakan, dalam tujuh laga terakhir dalam semua ajang kompetisi, The Gunners baru saja meraih satu kemenangan, yaitu saat mereka menjalani pertandingan kontra pihak klub Hull City di laga kelima ajang kompetisi FA Cup. Arsenal sendiri pun telah mengalami empat kekalahan serta dua kali tampil imbang.

“Pihak klub Arsenal telah mengalami kekalahan dalam tiga laga terkahir mereka pada semua ajang kompetisi. Kejadian itu adalah yang pertama kali sejak bulan November 2002 yang lalu,” pernyataan dari salah satu media berita setempat melalui media sosial.