Bus United Dirusak Pendukung West Ham

365LIGA MANCHESTER UNITED

BERITA PERTANDINGAN BOLA – Laga terakhir West Ham dengan melawan pihak klub Manchester United pada tanggal 10 Mei 2016 yang lalu sempat tertunda 45 menit. Hal tersebut terjadi lantaran ada sejumlah hooligan The Hammers menyerang bus United dan memblokir jalan sehingga pertandingan tidak dapat berlangsung tepat waktu.

Wayne Rooney membeberkan bus mereka sempat diserang ketika sedang menuju ke stadion untuk menjalani pertandingan kontra West Ham. Laga tersebut merupakan ajang perpisahan The Hammers dengan stadion itu.

Arsitek andalan United yang memiliki nama lengkap Louis van Gaal tersebut dilaporkan harus berusaha menembus kerumunan para pendukung West Ham agar bisa masuk ke dalam untuk mempersiapkan klub asuhannya berlaga. Kejadian tersebut berawal saat bus mereka memasuki gerbang stadion.

Menurut sejumlah media berita setempat, manajer Van Gaal terkena lemparan benda dan pecahan kaca. Aksi brutal itu sampai jendela bus pecah. Bahkan, seorang warga dan seorang polisi London dilaporkan mengalami luka ringan.

The Red Devils lalu meminta pertandingan ditunda agar mereka memiliki waktu untuk melakukan persiapan.

“Itu adalah tindakan yang sangat tidak bisa diterima. Manajer terkena pecahan kaca dan lemparan benda dari luar, namun sekarang kami berada di sini untuk mempersiapkan laga dan siap menjalani tugas kami dengan baik. Kami mengetahui laga ini merupakan laga besar untuk pihak klub West Ham, namun saya sendiri juga sangat kecewa dengan kejadian itu,” ujar Rooney memberikan komentar kepada media setempat.

Sedangkan, David Sullivan yang merupakan Wakil Ketua The Hammers tersebut mengaku bahwa dirinya tidak senang lantaran tim tamu meminta pertandingan ditunda.

David menyalahkan Setan Merah lantaran terlambat datang ke stadion. United pun meminta penundaan saat laga kontra Tottenham Hotspur pada tanggal 10 April 2016 yang lalu karena terlambat meninggalkan tempat penginapan mereka.

“Saya benar-benar kecewa dan pendukung-pendukung lebih kecewa. Kami memiliki acara yang luar biasa usai pertandingan. Banyak pendukung yang tidak mampu bertahan dengan hal tersebut,” ujar Sullivan.

Sullivan mengatakan bahwa Setan Merah seharusnya tidak di stadion pukul 16.00 waktu setempat. Kesalahan tersebut juga pernah mereka lakukan ketika menjalani pertandingan kontra Tottenham. Ia membantah kepada media setempat bahwa terjadi penyerangan terhadap arsitek United.

“Jalan raya memang kepadatan saat itu dan mereka kesulitan membawa pelatih masuk ke dalam stadion. Banyak orang di sekitar sana, namun tidak ada kejadian penyerangan pelatih,” lanjutnya kemudian.

Laga ini tidak hanya bermakna historis untuk The Hammers, namun juga sangat berarti bagi The Red Devils. Rooney beserta rekan-rekan satu timnya mampu memastikan sebuah tempat di ajang kompetisi Liga Champions 2016-2017 jika sukses meraih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir. Salah satunya yaitu melawan pihak klub West Ham.