“Buffon Lebih Kokoh Ketimbang David De Gea”

365ligaitalia

PASAR TARUHAN BOLA PIALA EROPA 2016 – Matteo Darmian, pemain bertahan tim nasional Italia dan Manchester United, berpendapat bahwa penjaga gawang utama Spanyol, yakni David De Gea, masih belum bisa selevel dengan kiper andalan timnas Italia dan Juventus, Gianluigi Buffon. Sang pemain bertahan dan para rekan-rekan skuad Gli Azzuri bakal menjalani pertandingan babak perdelapan final Piala Eropa Perancis 2016 versus La Furia Roja, di Paris, Stadion De France, pada 27 Juni 2016, hari senin.

Menjelang laga itu, salah satu sorotannya dari para media-media dan publik bakal tertuju dengan dua penjaga gawang andalan dari tim negara masing-masing, yaitu De Gea dan Buffon. Bagi pemain berusia 26 tahun tersebut, berhadapan dengan penjaga gawang asal Spanyol itu adalah sebuah pengalaman yang sangat berharga. Terlebih dulu, De Gea merupakan teman satu tim Darmian di klub Manchester United.

Kendati begitu, pemain kebangsaan Italia tersebut menilai bahwa dari pengalaman, serta kemampuan sang kiper Spanyol itu sebagai kiper utama masih belum bisa setara dengan penjaga gawang kebangsaan Italia tersebut.

“Rasanya sangat luar biasa bisa bermain melawan dengan De Gea. De Gea merupakan salah satu penjaga gawang terbaik di dunia. Hal ini tentu saja bakal membuat para pemain kami menjadi kesulitan untuk mencetak gol ke dalam gawang Spanyol. Akan tetapi, timnas Italia juga memiliki kiper yang sangat hebat dan berpengalaman.” Tutur Darmian kepada media-media, pada 25 Juni 2016, hari sabtu.

“De Gea dan Buffon merupakan dua penjaga gawang terbaik dunia, serta mereka juga mempunyai sejumlah kesamaan. Namun itu, aku pikir kiper timnas Spanyol merupakan kiper nan terbaik dalam sepanjang masa sepak bola. Sebagai pemain bertahan, aku merasa sangat beruntung bisa tampil dengan kedua penjaga gawang tersebut.” Kata pemain berusia 26 tahun tersebut.

Salah satu striker timnas Italia, yaitu Graziano Pelle, sama juga mempunyai ambisi agar bisa menyarangkan bola atau mencetak gol ke dalam gawang kiper De Gea. sebelumnya, sang striker telah pernah membobolkan gawang penjaga gawang asal Spanyol tersebut sebanyak dua kali ketika pertandingan antara skuad The Red Devils dan Southampton, pada Sepember 2015 lalu. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Setan Merah.

“Ketika melawan aku, De Gea berhasil melakukan beberapa kali penyelamatan yang sangat bagus untuk Setan Merah. Akan tetapi, aku juga sudah mencetak dua gol ke dalam gawang De Gea. Dia merupakan kiper nan sangat bagus.” Ungkap Pelle.

“Saat ini adalah laga nan berbeda bagi kami. Ini merupakan perkara antara striker dan penjaga gawang. Aku sangat ingin bisa mencetak gol, serta De Gea ingin bisa melakukan sejumlah penyelamatan. Coba kita lihat nanti siapa nan bakal jadi pemenang dalam laga tersebut.” Lanjut Pelle.

Sejauh ini, kiper andalan Spanyol telah kebobolan dua kali dalam tiga kali pertandingan perdana fase grup Piala Eropa. Dia kecolongan gol dua ketika La Furia Roja melawan dengan timnas Kroasia. Sementara itu, kiper andalan Italia masih belum kebobolan dalam dua kali pertandingan fase grup nan dijalani olehnya. Pada pertandingan terakhir babak fase grup melawan dengan Republik Irlandia itu, Buffon diistirahatkan, serta digantikan oleh kiper Salvatore Sirigu.