Bilic : Payet Pemain Terbaik Prancis

Dimitri PayetDimitri Payet bermain dengan sangat bagus dalam laga perdana Group A Piala Euro 2016 pada saat Perancis berhasil mengalahkan Rumania. Ia bahkan dikatakan menjadi salah satu pemain yang terbaik dalam tim nasional Prancis.

Ketika melawan timnas Rumania di Stadium Stade de France, pada hari Sabtu 11 Juni 2016 kemarin. Prancis berhasil meraih kemenangan dengan skor tipis 2-1. Penyerang Arsenal Olivier Giroud yang berhasil membuka keran gol Prancis terlebih dahulu, kemudian kubu Rumania berhasil membalik kedudukan oleh Bogdan Stancu.

Prancis pada akhirnya berhasil mencatatkan kemenangan sesudah Payet berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada saat laga sudah berjalan 89 menit. Payet yang melepaskan tendangan keras di luar kotak terlarang, yang berhasil mengarah ke sisi kanan atas gawang kiper Rumania.

Sebuah situs Whoscored yang mencatatkan bahwa Payet tampil sangat bagus dengan catatan PIALA EROPA 2016 total 86 kali sentuhan, satu on target, dua kali melepaskan tendangan ke arah gawang, dan mencetak 1 gol.

Performa Payet itu tidak membuat arsitek klub West Ham United, yakni Slaven Bilic merasa kaget. Karena ia telah mengatakan bahwa sebelum turnamen di mulai pemain yang berusia 29 tahun ini merupakan salah satu pemain yang terbaik dalam skuad Prancis.

Sebelum laga Prancis melawan timnas Rumania pada hari Jumat malam kemarin, saya sudah mengirim sebuah pesan kepada Dimitri Payet dengan doa saya yang terbaik baginya,” ucap Bilic seperti yang dilansir dari Daily Mail.

Isi pesan yang dikirim oleh Bilic kepada Payet : Nikmati saja, kamu tidak harus membuktikan apa-apa terhadap siapapun, kamu merupakan pemain terbaik dalam tim sana.

Saya tak salah, apakah saya katakan sesuatu? Dia merupakan pemain yang fantastis, tidak cuma karena dia mencetak gol pada injury time yang berhasil membawa Prancis memenangi laga, tetapi karena seluruhnya. Semua permainan Perancis melalui dia,”

Pada saat sedang berada di sisi lapangan, mereka menyerang melalui sisi kiri dan pada saat pindah ke barisan tengah, mereka juga meunlangi serangan yang sama,” tutupnya.